HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

MENITI JEJAK SEJARAH DI SRI LANKA

 

Negara dengan keindahan alam yang masih alami ini banyak memiliki situs sejarah yang diakui dunia. Salah satunya Sigiriya Rock, istana dan benteng di atas bukit batu, peninggalan kerajaan kuno yang amat memesona. 

Meski termasuk negara sedang berkembang yang masyarakatnya masih banyak hidup dalam kesederhanaan, wisatawan di Sri Lanka tak akan terganggu oleh pengemis ataupun pengamen. Penduduk di destinasi wisata sangat siap menyambut wisatawan mancanegara. Mereka lebih memilih menjual aksesoris sederhana dengan cara yang sopan kepada para wisatawan, ketimbang menadahkan tangan.  

Bertetangga dengan India

Posisi negara Sri Lanka berada di sebelah utara Samudra Hindia dan hanya berbatasan laut dengan India dan Maladewa.

Kota Colombo menghadap ke Samudra Hindia (foto: dailymirror.lk)
Itulah sebabnya secara fisik orang  Sri Lanka sangat mirip dengan orang India. Seperti orang Indonesia dengan orang Malaysia. Sangat sulit dibedakan.Namun, Sri Lanka berbeda dengan India. Penduduk Sri Lanka mayoritas beragama Buddha sedangkan di India agama mayoritasnya adalah Hindu. 

Di Sri Lanka tentu saja ada yang penduduknya beragama Hindu, namun jumlahnya tidak banyak. Seperti juga agama Islam dan Kristen, agama Hindu termasuk minoritas di Sri Lanka. Termasuk negara dengan beragam agama, suku dan bahasa, bahasa resmi yang digunakan di negara tersebut adalah Sinhala dan Tamil.

Sigiriya Rock, destinasi wisata favorit di Sri Lanka (Foto: Travelling Pixie)
Fakta bahwa Sri Lanka mayoritas penduduknya beragama Buddha adalah dengan banyaknya dibangun patung Buddha di setiap sudut kota. Bahkan ada sebuah patung Buddha raksasa yang terbuat dari emas yang menjadi tujuan wisata favorit di negara berbentuk Republik ini, namanya The Golden Temple di Dambula. The Golden Temple atau kuil emas termasuk salah satu warisan budaya di Sri Lanka.

Ibukota negara atau pusat pemerintahannya adalah Sri Jayawardenepura Kotte. Sedangkan Colombo adalah kota terbesar di Sri Lanka yakni sebagai kota perdagangan.

Kaya peninggalan sejarah

Sri Lanka dahulu bernama Ceylon, namun sejak tahun 1972 berubah menjadi Sri Lanka. Sejarah panjang menaungi negara yang pernah dijajah Inggris ini. Sri Lanka disebut  memiliki sejarah lebih dari 3000 tahun. 

Catatan sejarah yang amat membanggakan negara itu adalah kekayaan mereka pada warisan Buddha. Tulisan pertama kali tentang Buddha ditulis di Sri Lanka. Juga ada beberapa fakta tentang Buddha yang masih disimpan di sana, salah satunya gigi Sang Buddha disimpan di sebuah museum di negeri itu.  

The Golden Temple di kota Dumbala (Foto: Pixels)
Ada sebuah objek wisata yang amat favorit di Sri Lanka, namanya Sigiriya Rock. Ini adalah jejak sejarah bekas sebuah  istana dan benteng yang berada di atas bukit curam. Untuk mencapai puncak bukit batu yang sekitar 200 m itu, wisatawan harus mendaki ratusan anak tangga yang melingkari dinding bukit yang curam. Dan tangga dibuat secara manual, sehingga sangat membuat deg- degan siapa pun yang mendaki. 

Menaiki sisi punggung bukit hingga ke puncak adalah sebuah tantangan. Wisatawan membutuhkan stamina yang prima untuk bisa sampai ke puncak bukit. Namun begitu sampai di puncak maka hilang segala lelah. Karena pesona keindahan alam kota Dumbala yang masih hijau,  terlihat dari atas bukit. Juga akan tampak dari kejauhan patung Buddha raksasa yakni The Golden Temple. Sedangkan jejak kerajaan kuno yang tertinggal hanya berupa bangunan dari batu yang sudah tidak utuh lagi.

Saat menjelajah situs warisan dunia UNESCO itu guide akan menceritakan bagaimana istana di atas bukit batu itu dibangun.

Sigiriya yang artinya batu singa adalah benteng dan istana batu kuno yang dibangun pada masa pemerintahan Raja Kassapa I (477-495). Istana dibangun di atas bukit untuk melindungi dari serangan musuh yang tak lain adalah saudara sang raja sendiri. 

Alamnya mirip Indonesia

Berkunjung ke Sri Lanka kita seperti sedang pulang kampung. Karena alamnya sangat mirip dengan Indonesia. Sepanjang jalan dari kota Dumbala  hingga ke destinasi wisata Sigiriya Rock  yang memakan waktu bermobil sekitar 1,5 jam, kita akan merasa seperti sedang perjalanan di Indonesia.

Tuktuk transportasi andalan di Sri Lanka (Foto: Travel Nation)
Di pinggir jalan ada warung kopi dengan penjualnya mengenakan sarung. Juga banyak penjual  kelapa muda dan buah-buahan seperti rambutan, pepaya dan mangga. Dan kendaraan yang banyak digunakan di Sri Lanka adalah tuktuk atau semacam bajay kalau di Indonesia. Istimewanya, tuktuk bisa mengantarkan penumpang hingga ke halaman hotel berbintang ataupun tempat parkir bandara internasional.

Sri Lanka juga banyak memiliki kebun teh, karena negeri ini salah satu penghasil teh terbesar di dunia. Dan salah satu obyek wisata yang juga mirip dengan di Indonesia adalah atraksi gajah. Kita akan banyak menermui spot yang memberi kesempatan bagi wisatawan untuk berfoto dengan gajah yang sudah jinak.

Gajah menjadi atraksi menarik wisatawan  (Foto: Broadway Travel)
Banyak tempat di Sri Lanka yang menarik untuk dikunjungi. Namun yang menakjubkan, di tempat wisata kita tidak akan menemui peminta-minta. Yang ada penjual aksesoris khas Sri Lanka  yang tidak mengganggu, karena mereka santun saat menawarkan dagangannya. Hebatnya, mereka tetap tersenyum ramah bila wisatawan yang ditawari menolak membeli. Sebuah sikap yang sangat menyejukkan hati.*** MH

Foto Utama: Ceylon Expeditions

Tag:

#wisatasrilanka

#pesonasrilanka

#srilankasigiriyarock

#beautifulsrilanka

 

 

 

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *