HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

MARI MULAI MEMILAH SAMPAH DARI RUMAH


Penanganan sampah memang masih jadi pe-er besar untuk negara kita. Belum seperti di negara-negara maju yang sudah memiliki sistem canggih soal penanganan sampah. Bahkan cara pembuangan sampah dari rumah tangga pun sudah diatur secara ketat.

Namun beberapa waktu ini sudah ada usaha nyata untuk mengurangi sampah plastik di Jakarta dan kota besar lainnya, yakni dengan meniadakan tas plastik saat belanja di pasar swalayan.

Sebuah usaha kecil yang bisa jadi dampaknya cukup besar dalam pengurangan jumlah sampah plastik secara global.

Bagaimana kalau kita juga ikut mendukung proses penanganan sampah, yakni dengan mulai memilah sampah sejak dari rumah.

Meski hanya langkah kecil dan sangat sederhana, namun setidaknya ada usaha kita untuk membantu menanggulangi sampah.

Sekaligus memberikan kesadaran sejak dini  kepada anak-anak kita tercinta, untuk mulai peduli pada penanganan sampah.

Pisahkan sampah basah dan kering

Sampah rumah tangga kesannya hanya sedikit, tapi bila dikumpulkan baru terasa besarnya.

Gambarannya, tukang sampah di lingkungan perumahan Anda datang setiap 2 kali seminggu. Suatu kali entah karena alasan apa, dia tidak nongol sampai 2 minggu.

Pasti semua warga mulai protes karena sangat terganggu dengan sampah yang menumpuk di depan rumah masing-masing, dan sudah pasti mengeluarkan bau tidak sedap.

Selama ini  kita sudah dimanjakan oleh tukang sampah yang rajin datang mengambil sampah kita dari rumah. Dan masalah sampah selalu tertangani dengan baik, setidaknya di rumah dan lingkungan kita, bagaimana kalau kita mulai sedikit membantu mereka.

Cukup lakukan langkah sederhana saja dulu, tidak perlu yang ribet-ribet.

Mulailah menyediakan 2 tong sampah di rumah. Satu untuk sampah organik (bisa terurai) atau sampah basah. Satu lagi untuk sampah kering atau anorganik (sulit terurai, proses penghancurannya membutuhkan penanganan khusus).

Agar mudah diingat, tong sampahnya mungkin perlu dibedakan warnanya. Tong sampah warna hijau untuk sampah basah dan warna lain untuk sampah kering.

Sampah basah antara lain sisa makanan yang mengandung air. Kulit buah, sayur mayur, sayur sisa masak, tulang dan sebagainya.

Sedangkan sampah kering antara lain: kertas, kardus, kotak bekas kemasan, plastik, botol plastik bekas minuman ringan, kaleng, pakaian bekas, tas bekas, dan sebagainya.

Sedekah sampah

Saat meletakkan sampah di depan rumah, usahakan dipisahkan. Misalnya, untuk sampah basah di plastik warna hitam, sedangkan sampah kering di dalam plastik warna putih.

Lalu komunikasikan kepada tukang sampah yang bertugas mengambil sampah di lingkungan Anda, bahwa Anda sudah memilah sampah kering dan basah. Supaya mereka juga tidak mencampur sampah tersebut begitu saja.

Bila memungkinkan, usahakan pisahkan sampah kering yang masih bisa digunakan atau bisa dijual kembali oleh tukang sampah.

Misalnya kardus bekas serta botol bekas (botol plastik bekas minuman usahakan untuk diremas atau dikempiskan dulu sebelum dibuang, agar tidak digunakan ulang). Barang itu masih bisa dijual kiloan ke pengepul sampah. Dengan demikian Anda sudah bersedekah sampah kepada tukang sampah.

Begitu juga sampah elektronik,  seperti bohlam lampu, charger hp, power bank dan kabel-kabel,  usahakan dipisahkan saat membuang. Dan sampaikan ke tukang sampah, mungkin mereka punya tempat khusus untuk sampah tersebut. 

Untuk lingkungan yang sudah memiliki sistem pembuangan sampah yang baik, biasanya sudah ada bank sampah. Di bank sampah ini warga bisa menjual sampah kering yang masih bisa didaur ulang, dan hasilnya bisa dipakai untuk membeli sekadar keperluan sederhana keluarga atau disumbangkan untuk uang kas RT/RW.

Jadi, mulai hari ini mari ingatkan seluruh anggota keluarga untuk memilah sampah yang akan dibuang ke tong sampah.*** LK

Foto: Pixabay

#memilahsampah

#sampahrumahtangga

#pedulisampah

#penanganansampah

#sampahdarirumah

#sedekahsampah

#daurulang

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *