HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

INI ASLI ATAU AI, SIH?

Beberapa waktu yang lalu, kita masih dengan mudah menebak video yang diungggah di medsos  itu asli atau AI. Karena memang masih signifikan perbedaannya.

Tapi saat ini, makin sulit membedakan konten yang sedang kita lihat itu video asli atau hasil AI. Konten creator yang sportif akan memberi keterangan bahwa itu dibuat oleh AI, tapi banyak juga yang tidak mencantumkan keterangan, sehingga kadang membingungkan.

Terlebih bila menyangkut isu yang penting, kita jadi ragu apakah itu berita benar atau sebernarnya hoaks.

Bagaimana sih cara kerja AI dan  bagaimana cara mendeteksi video itu asli atau AI, tanpa menggunakan alat pendeteksi AI?

AI Makin Meresahkan?

Sering kita dengar orang berkomentar: AI sekarang makin meresahkan. Sebetulnya bagaimana AI kini menjadi bagian dari keseharian kita?

AI adalah singkatan dari Artificial Intelligence yang dalam bahasa Indonesia disebut Kecerdasan Buatan. AI merupakan teknologi yang dirancang untuk membuat sistem komputer mampu meniru kemampuan intektual manusia. 

Seperti dikutip dari laman Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Stekom), AI memungkinkan komputer untuk belajar dari pengalaman, mengindentifikasi pola, membuat keputusan, dan menyelesaikan tugas-tugas kompleks dengan cepat dan efisien. 

Cara kerja teknologi ini adalah dengan memroses data dalam jumlah besar dan mencari pola di dalamnya. Saat ini AI telah banyak diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Misalnya, asisten virtual, rekomendasi konten medsos hingga memroses bahasa.

Dengan kelebihan AI itu, membuatnya menjadi teknologi yang makin banyak digunakan di berbagai bidang. Dan sebagian masyarakat merasa resah dengan kehadiran AI. Karena begitu masifnya penggunaan AI ini, dan  makin halus hasil kerja AI, sehingga mengancam peran manusia dalam beragam bidang pekerjaan. 

Kelebihan dan Kekurangan AI 

AI memiliki sederet kelebihan, antara lain mampu menganalisis data dalam jumlah yang besar dengan cepat dan akurat. Selain itu, AI juga memiliki kecepatan pemrosesan yang tinggi, sehingga AI bisa menyelesaikan tugas-tugas dengan cepat dan akurat. Seperti bidang perbankan, logistik, manufaktur. Sehingga bisa menghemat waktu dan biaya. 

AI juga memiliki kemampuan belajar yang tinggi dan terus meningkatkan kinerjanya. Jadi seperti juga manusia yang memiliki ambisi untuk terus maju,  AI juga terus mengembangkan kecerdasannya seiring dengan berjalannya waktu. 

Dan yang membuat AI makin jadi tumpuan harapan, terutama dalam dunia industri adalah kemampuannya memroses data secara objektif alias tanpa dipengaruhi emosi. Sehingga dapat meminimalisir kesalahan dalam pengambilan keputusan.

Dari sekian banyak kelebihannya, adakah kekurangan AI? 

Karena AI sangat bergantung pada data, sehingga bila data yang digunakan tidak akurat, maka sistem AI dapat menghasilkan output yang tidak akurat juga.

Selain itu, Ai juga memiliki keterbatasan dalam memahami bahasa yang alami. Sehingga AI tidak bisa memahami makna yang tersembunyi dalam sebuah percakapan alami manusia. 

Dan yang kini makin meresahkan adalah, penggunaan AI akan mengancam risiko dalam keamanan privasi data.  Data yang dikumpulkan AI, rentan terhadap penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Membedakan yang Asli dan AI

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mendeteksi apakah konten yang sedang kita tonton merupakan karya asli atau AI. 

Yang pertama detail tubuh manusia, biasanya kalau hasil AI, ada hal yang kurang wajar. Misalnya, kedipan mata kaku, bibir dengan suara tidak sinkron dan latar belakang biasanya buram atau tidak fokus.

Selain itu, pada sosok manusia yang ada dalam video pandangannya tidak fokus, jarang berkedip dan jari-jari tangan kadang tidak wajar, misalnya jumlahnya tidak tepat dan jari-jari saling menyatu.

Bila menampilkan pemandangan, perhatikan gerakan air yang mengalir tidak natural, kadang agak terpatah-patah. Sementara itu, pencahayaan biasanya tidak konsisten. Kadang terang, kadang gelap. Juga karakter wajah, gaya rambut, warna rambut  dari si pemeran juga kadang berubah-ubah. 

Jadi intinya, bagaimana pun karya asli akan lebih nyaman dilihat dan dinikmati dibandingkan karya sintetis atau rekaan. 

Dan yang perlu kita sadari, perkembangan teknologi memang tidak bisa dibendung, kita ikuti dan nikmati saja dengan catatan: untuk isu-isu yang sedang memanas, harus super teliti sebelum membagikan ke ruang publik yang lebih luas! ***LH

# Artificial Intelligence

#AI

Ilustrasi: Pinterest

Newest
You are reading the newest post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *